• PONDOK PESANTREN NURUL HIKMAH WADAH NON-FORMAL UNTUK MENGHAFAL AL-QUR'AN DAN KAJIAN ILMU AGAMA ISLAM DI ATAS MADZHAB AQIDAH AHLUSSUNNAH WAL JAMA'AH ASY'ARIYYAH MATURIDIYYAH FIQIH SYAFI'IYYAH DAN TASAWUF RIFAIYYAH
Wednesday, 21 February 2024

Aqidah Imam Empat Madzhab

Bagikan

Rp25,000.00

Bencananya sangat besar, dan yang paling parah adalah adanya sebagian orang-orang Islam, baik yang dengan sadar atau tanpa sadar telah keluar dari agama Islam karena keyakinan rusaknya. Buku yang ada di hadapan anda ini semoga memberikan pencerahan, bagi penulis, keluarga, kerabat, dan umat Islam pada umumnya. Setiap tuduhan atau klaim dalam buku ini penulis kutip secara orisinal dengan teks Arabnya dari kitab aslinya (Shhib al-maql) dengan harapan menjadi pertimbangan yang dapat menguatkan kesimpulan. Dan pada akhirnya segala yang baik dari buku ini hakikatnya dari Allah dan semoga memberikan manfaat bagi kita semua, sementara kesalahan-kesalahan di dalamnya semoga diampuni Allah. Amin.

SKU: AIEM Categories: , Tags: ,

Description

Salah satu bentuk fitnah akhir zaman ini adalah seperti yang diungkapkan oleh al-Imm al-Hfizh Abu Hafsh Ibn Syahin, –salah seorang ulama terkemuka yang hidup sezaman dengan al-Imm al-Hfizh ad-Daraquthni (w 385 H)–, berkata: Ada dua orang saleh yang diberi cobaan berat dengan orang-orang yang sangat buruk dalam akidahnya.

Mereka menyandarkan akidah buruk itu kepada keduanya, padahal keduanya terbebas dari akidah buruk tersebut. Kedua orang itu adalah Jafar ibn Muhammad dan Ahmad ibn Hanbal Orang pertama, yaitu al-Imm Jafar ash-Shadiq ibn al-Imm Muhammad al-Baqir ibn al-Imm Ali Zayn alAbidin ibn al-Imm asy-Syahid al-Husain ibn al-Imm Ali ibn Abi Thalib, beliau adalah orang saleh yang dianggap oleh kaum Syiah Rafidlah sebagai al-Imm mereka. Seluruh keyakinan buruk yang ada di dalam ajaran Syiah Rafidlah ini mereka sandarkan kepadanya, padahal beliau sendiri sama sekali tidak pernah berkeyakinan seperti apa yang mereka yakini.

Orang ke dua adalah al-Imm Ahmad ibn Hanbal, salah seorang Imam madzhab yang empat, perintis madzhab Hanbali. Kesucian ajaran dan madzhab yang beliau rintis telah dikotori oleh orang-orang Musyabbihah yang mengaku sebagai pengikut madzhabnya. Mereka banyak melakukan kedustaan-kedustaan dan kebatilan kebatilan atas nama Ahmad ibn Hanbal, seperti akidah tajsm, tasybh, anti takwil, anti tawassul, anti tabarruk, dan lainnya, yang sama sekali itu semua tidak pernah diyakini oleh al-Imm Ahmad sendiri. Sesungguhnya kecenderungan timbulnya akidah tasybh (Penyerupaan Allah dengan makhluk-makhluk-Nya) belakangan ini semakin merebak di berbagai level masyarakat kita. Sebab utamanya adalah karena semakin menyusutnya pembelajaran terhadap ilmu-ilmu pokok agama, terutama masalah akidah.

Bencananya sangat besar, dan yang paling parah adalah adanya sebagian orang-orang Islam, baik yang dengan sadar atau tanpa sadar telah keluar dari agama Islam karena keyakinan rusaknya. Buku yang ada di hadapan anda ini semoga memberikan pencerahan, bagi penulis, keluarga, kerabat, dan umat Islam pada umumnya. Setiap tuduhan atau klaim dalam buku ini penulis kutip secara orisinal dengan teks Arabnya dari kitab aslinya (Shhib al-maql) dengan harapan menjadi pertimbangan yang dapat menguatkan kesimpulan. Dan pada akhirnya segala yang baik dari buku ini hakikatnya dari Allah dan semoga memberikan manfaat bagi kita semua, sementara kesalahan-kesalahan di dalamnya semoga diampuni Allah. Amin.

Additional information

Dimensions 1 × 14 × 21 cm
SebelumnyaMembongkar Aqidah TasybihSesudahnyaMemahami Bid'ah Komprehensif
No Comments

Tulis komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat Admin
1
💬 Butuh info? Chat Admin aja!
Assalamu'alaikum Pondok Pesantren Nurul Hikmah!